Etika Profesi
1.
Pengertian
Etika
Etika terbagi menjadi 2 yaitu objek dan
subjek.
-
Objek : karakter, watak, dan adat.
-
Subjek : berkaitan dengan konsep perilaku individu/kelompok untuk menilai apakah pekerjaan yang dilakukan itu benar salah,
baik buruk, dan tanggung jawab atau tidak.
2.
Pengertian Frofesi
Profesi adalah suatu kegiatan yang menuntut pendidikan
khusus
3.
Pengertian
Etika Profesi
Adalah sikap pelayanan berupa keadilan
untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan penuh
ketertiban dan keahlian sebagi pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa
kewajiban terhadap masyarakat.
4.
Kebutuhan manusia
1. Kebutuhab ekonomi
(sandang, pangan, papan)
2. Kebutuhan psikis
(kesehatan dan ketenangan)
3. Kebutuhan biologis
(regenerasi)
4.
Kebutuhan
pekerjaan
Tujuan
dari pekerjaan adalah
a.
Memenuhi
kebutuhan hidup
b.
Mengurangi
tindak kriminalitas
c.
Melayani
sesama
d.
Mengontrol gaya hidup
Profesi
adalah bagian dari pekerjaan, tapi tidak semua pkerjaan merupakan bagian dari
profesi.
5.
Sifat-sifat
Pelaku profesi,yaitu:
1. Menguasai
bidang yang ditekuni secara mendalam
2. Konversikan
menjadi suatu keterampilan
3. Selalu
menjunjung tinggi integritas dan etika profesi
6.
Pengertian
Profesionalisme
Profesionalisme adalah orang yang menjalankan
profesinya secara benar dan melakukan pekerjaanya menurut etika profesi dan
garis gais besar profesionalisme yang berlaku.
Sikap
– sikap profesionalisme:
1. Komitmen
tinggi
2. Bertanggung
jawab
3. Berfikir
sistematis
4. Penguasaan
materi
5. Menjadi
bagiaan dari masyarakat profesional/ hidup dilingkungan
7.
Profesi
dibidang IT
1.
Software
a.
Sistem analis
b. Programmer
c.
Web designer
d. Web
programmer
2.
Hardware
a. Tehnical
engineer
b. Networking
engineer
3.
Operasional sistem
informasi
a. EDP
operator
b. System
administrator
4.
Pengembangan bisnis IT
a. Online
shop
b. Software
engineer
8.
Pengertian
Kecerdasan
Kecerdasan adalah suatu istilah umum
yang menggambarkan sikap pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan seperti
menalar,analisa,bahasa,memecahkan masalah dan lain-lain.
Ø IQ
(INTELLEGENCE QOUTIENT)
adalah keseluruhan kemampuan individu untuk
berfikir dan bertindak secara logis/logika,analisa,rasia,intelektual, terarah,
serta mengolah dan menguasai lingkungan secara efektif.
Ø EQ
(EMOTIONAL QOUTIENT)
Adalah Kemampuan yang mencakup
kemampuan memahami diri sendiri dan orang lain,yaitu:
1. In
-
Pengendalian diri sendiri
-
Memotofasi diri sendiri
-
Penguasan emosi
2. Ex
-
Memahami orang lain
-
Menerima orang lain
-
Mempercayai orang lain
-
Mempengaruhi orang lain
Ø CQ
(CREATIVITY QOUTIENT)
CREATIVITY
/ KREATIVITAS adalah potensi seseorang untuk memunculkan sesuatu yang
merupakan penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu dan teknologi serta semua
bidang dalam usaha lainnya
GUIL
FORD mendiskripsikan 5 ciri kreativitas :
a. KELANCARAN/KEFASIHAN :
Kemampuan memproduksi banyak ide.
b.
KELUWESAN :
Kemampuan untuk mengajukan bermacam-macam pendekatan jalan pemecahan masalah.
c.
KEASLIAN :
Kemampuan untuk melahirkan gagasan yang orisinal sebagai hasil pemikiran
sendiri.
d.
PENGURAIAN :
Kemampuan menguraikan sesuatu secara terperinci.
e.
PERUMUSAN KEMBALI :
Kemampuan untuk mengkaji kembali suatu
persoalan melalui
cara yang berbeda dengan yang sudah lazim.
BEBERAPA
CARA MEMUNCULKAN GAGASAN KREATIFITAS
a. KUANTITAS
GAGASAN
Gagasan pertama sebagai cara untuk
mendapatkan gagasan yang lebih baik. Pemilihan
dari bernagai gagasan
b.
BRAINSTORMING
untuk menambah gagasan yang telah ada, untuk mendapat gagasana yang orisinil
c.
SINEKTIK :
Membuat yang asing menjadi akrab menggunakan analogi dan metafora
d.
MEMFOKUSKAN TUJUAN :
Membuat seolah-olah apa yang diinginkan akan terjadi besok
Ø SQ
(SPIRITUAL QOUTIENT)
Spiritual Quotient yaitu sesuatu yang berhubungan
dengan kepercayaan agama. percaya bahwa Tuhan itu ada, Maha Melihat, Maha Mendengar dan
Maha. Mengetahui apa-apa yang diucapkan, diperbuat bahkan isi hati atau
niat manusia.
Ø AQ
(ADVERSITY QOUTIENT)
Adversity Qountient adalah kemampuan / kecerdasan
seseorang untuk dapat bertahan menghadapi kesulitan-kesulitan dan mampu mengatasi tantangan
hidup
contoh
kasus :
Ketika
akhirnya Thomas Alva Edison (1847 – 1931) berhasil menemukan
baterai yang ringan dan tahan lama, dia telah melewati 50.000 percobaan
dan bekerja selama 20 tahun. Tak heran kalau ada yang bertanya, “Mr. Edison,
Anda telah gagal 50.000 kali, lalu apa yang membuat Anda yakin bahwa akhirnya
Anda akan berhasil ?” Secara spontan Edison langsung menjawab, “Berhasil ?
Bukan hanya berhasil, saya telah mendapatkan banyak hasil. Kini saya tahu
50.000 hal yang tidak berfungsi.
Nama Kelompok:
1. Kristin
2. Sunarsih
3. Aditya Hariyadi
4. Mulazy Roby
5. Dwi Kinaryo
6. Nanda Adi P
7. M. Jerry
Nama Kelompok:
1. Kristin
2. Sunarsih
3. Aditya Hariyadi
4. Mulazy Roby
5. Dwi Kinaryo
6. Nanda Adi P
7. M. Jerry